Rabu, 03 Agustus 2011

Tanda-tanda Muncul Tsunami

Tanda-tanda Muncul Tsunami

http://rexze.files.wordpress.com/2008/02/tsunami_sm.jpg
Bencana tsunami biasanya banyak menelan korban nyawa, sehingga perlu ada peringatan dini untuk masyarakat. Meski teknologi sudah bisa memprediksi beberapa bencana tapi tidak ada salahnya mengenali tanda-tanda sebelum bencana terutama tsunami, agar bisa segera mengamankan diri.

Tsunami adalah serangkaian gelombang yang disebabkan oleh tanah longsor atau gempa bumi besar baik yang terjadi di darat maupun di laut. Gelombang tsunami dapat terjadi 5 menit hingga 1 jam setelah longsor atau gempa bumi.

Berikut beberapa tanda-tanda awal datangnya bencana tsunami, seperti dilansirEhow, yaitu:

1. Diawali adanya gempa bumi
Bila Anda tinggal di dekat pantai, sebaiknya berhati-hati bila terjadi gempa bumi. Tsunami biasanya terjadi karena adanya gempa bumi yang terjadi di bawah atau di dekat laut. Tidak hanya gempa yang terjadi di daerah Anda, tetapi juga di seluruh dunia. Gempa ribuan kilometer jauhnya dapat menyebabkan potensi tsunami yang mematikan di daerah Anda.

2. Dengarkan suara-suara gemuruh
Banyak korban tsunami telah mengatakan bahwa datangnya gelombang tsunami akan diawali dengan suara gemuruh yang keras mirip dengan kereta barang.

3. Perhatikan penurunan air laut
Jika ada penurunan air laut yang cepat dan bukan merupakan waktu air laut surut, maka segeralah mencari tempat perlindungan yang tinggi. Sebelum terjadi gelombang tsunami, air laut akan terlebih dahulu surut dengan cepat dan kemudian kembali dengan kekuatan yang sangat besar.

4. Selalu waspada pada gelombang pertama
Gelombang tsunami pertama tidak selalu yang paling berbahaya, sehingga tetap mendekatkan diri dari garis pantai sampai keadaaan benar-benar aman. Jangan berasumsi bahwa karena tsunami kecil di satu tempat maka akan kecil juga pada daerah yang lain. Ukuran gelombang tsunami bervariasi dan tidak sama di semua lokasi. Gelombang tsunami juga bisa melakukan perjalanan melalui sungai-sungai yang terhubung ke laut. 

Selain tanda-tanda tersebut, alam juga bisa memberi tanda sebelum terjadinya bencana, seperti gerakan angin yang tidak biasa, tekanan udara atau cuaca yang ekstrem dan perilaku hewan yang berubah.

Para ilmuwan berteori bahwa hewan mampu menangkap getaran-getaran atau perubahan tekanan udara di sekitar mereka yang tidak dapat dilakukan manusia.

"Saya tidak berpikir bahwa ini adalah indera keenam, setidaknya tidak ada yang dapat kita ukur pada saat ini," kata Diana Reiss, Ph.D., direktur penelitian mamalia laut di Wildlife Conservation Society, berbasis di Bronx Zoo di New York City, seperti dilansir Foxnews.

Beberapa kelelawar, yang aktif di malam hari dan biasanya tidur di siang hari, menjadi sangat aktif setengah jam sebelum gelombang tsunami datang.

Di Sri Lanka dan Thailand ada sebuah cerita tentang gajah-gajah berlari ke bukit satu jam sebelum tsunami tahun 2004 yang menghancurkan desa dan membunuh hingga 150.000 orang di kedua negara itu.

Selasa, 24 Mei 2011

cara buat terasi


Membuat Terasi Sendiri
Bagi anda yang ingin membuat terasi sendiri, disini saya akan membantu anda bagaimana cara membuatnya dengan cara yang cukup sederhana.
Bahan  :
 -   Udang 500 gram (biasanya yang dipakai udang rebon / kecil)
 -   Garam 100 gram
 -   Pewarna merah secukupnya
nb : komposisi antara udang dan garam dapat anda sesuaikan sendiri

Cara membuat  :
  1. Biarkan udang dalam keadaan utuh dari kepala, kulit dan ekornya, lalu cuci hingga bersih, sisihkan.
  2. Campur udang dan garam, lalu blender atau tumbuk hingga lembut, angkat.
  3. bila anda ingin terasi lebih menarik. Tambahkan pewarna (merah) secukupnya, aduk rata.
  4. Tuang adonan udang dalam kain tipis (serbet bersih), lalu peras dan keluarkan airnya.
  5. Cetak adonan udang dengan bentuk sesuai selera, lalu jemur dibawah sinar matahari hingga kering. (Jika ingin cepat  kering, adonan terasi bisa langsung dipanggang dalam oven dan hasilnya lebih enak dan matang).
  6. Terasi siap dikemas dan dipasarkan.

Ada tips yang lain :

TERASI

Terasi merupakan produk awetan ikan-ikan atau rebon yang telah diolah melalui proses pemeraman atau fermentasi, penggilingan atau penumbukan dan penjemuran yang berlangsung selama + 20 hari. Ke dalam produk terasi tersebut ditambahkan garam yang berfungsi sebagai bahan pengawet, berbentuk seperti pasta dan berwarna hitam-coklat, kadang ditambah dengan bahan pewarna sehingga menjadi kemerahan. Terasi memiliki bau yang tajam dan biasanya digunakan untuk membuat sambal terasi, tapi juga sering ditemukan dalam berbagai resep tradisional Indonesia.

Jenis Terasi


Terasi yang banyak diperdagangkan dipasar, secara umum dapat dibedakan menjadi dua macam berdasarkan bahan bakunya, yaitu terasi udang dan terasi ikan. Terasi udang biasanya memiliki warna cokelat kemerahan, sedangkan terasi ikan berwarna kehitaman dan terasi udang umumnya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan terasi ikan.

Kandungan Unsur Gizi Terasi

Unsur gizi yang terkandung di dalam terasi cukup lengkap dan cukup tinggi. Di samping itu dalam terasi udang terkandung yodium dalam jumlah tinggi yang berasal dari bahan bakunya.

Pembuatan Terasi

A. Alat dan Bahan

1. Alat

*
Timbangan.
*
Alat penghancur.
*
Tempat fermentasi.
*
Perangkat penjemuran.
*
Wadah plastik.
*
Kain saring

2.Bahan

Bahan Baku

a.Terasi Ikan


Beberapa jenis ikan yang sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan terasi ikan adalah ikan Selar gatel (Rembang),Badar/Teri (Krawang) dan sebagainya. Kepala ikan harus dibuang terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut

b.Terasi Udang


Adapun bahan baku yang digunakan dalam pembuatan terasi udang adalah berupa rebon atau udang kecil dengan ukuran panjang berkisar antara 1 cm – 2,1 cm (membujur), lebar 0,3 cm dengan warna keputihan.

-Bahan pembantu

a.Garam
Pada pembuatan terasi, garam memiliki fungsi ganda,yaitu seabagai berikut:
-Untuk memantapkan cita rasa terasi yang dihasilkan.
-Pada konsentrai 20% ( 200 g/kg bahan baku), garam mampu berperan sebagai bahan pengawet, namun dalam konsentrasi lebih dari 20% justru akan menggangu proses fermentasi.

b.Pewarna
Untuk memperbaiki penampilan maka sering dilakukan penambahan bahan pewarna buatan dalam terasi.Ke dalam terasi udang sering ditambahkan warna coklat atau merah, sedangkan ke dalam terasi ikan sering ditambahkan warna kehitaman (campuan antara warna merah dan hijau). Adapun konsentrasi pewarna yang digunakan, disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk menjamin keselamatan konsumen, sebaiknya digunakan bahan pewarna yang diizinkan penggunaannya oleh pemerintah (SII).

c.Kain Saring atau Daun Pisang.
Pada pelaksanaan fermentasi, adonan terasi peru dibagi dalam beberapa bagian kecil dan kemudian dibungkus dengan kain saring atau daun pisang yang diiris di beberapa tempat, sehingga adonan tersebut terlindung dari cemaran debu dan air, sementara aerasi udara tetap dapat berjalan lancar.

B. Cara Pembuatan Terasi

1.Ikan dicuci bersih untuk membuang kotoran dan lumpur yang melekat kemudian ditiriskan.

2.Tambahkan garam sebanyak 5% dari berat udang/ikan dan pewarna sesuai dengan warna yang diinginkan kemudian diaduk rata.

3. Tempatkan campuran tersebut pada wadah tampah dan ratakan agar ketebalannya 1 – 2 cm.

4.Jemur sampai setengah kering sambil diaduk selama penjemuran agar merata tingkat kekeringannya.

5.Giling / tumbuk agar halus dan di bentuk adonan gumpalan-gumpalan tersebut.

6.Hasil tumbukan berupa tumbukan-tumbukan bulat dibungkus dengan tikar atau daun pisang kering. Biarkan selama satu hari sampai dua hari.

7.Jemur kembali sambil dihancurkan supaya cepat kering. Jika terlalu kering dapat ditambahkan air. Waktu penjemuran 3 – 4 hari dan kondisi dijaga agar tidak terlalu kering.

8. Buat gumpalan-gumpalan kembali dan bungkus dengan daun pisang kering.

9.Simpan selama 1 – 4 minggu, supaya terjadi proses fermentasi sampai tercium bau khas terasi.







Ada tips yg lain :



Pembuatan Terasi ( belacan) Bangka

Dalam masakan tradisional Bangka, bumbu masakan yang satu ini memang sudah tidak asing lagi, dan bahkan sifatnya adalah wajib. Pemakaian terasi bisa bermanfaat untuk memberi rasa gurih dengan aromanya yang khas. Manfaat dari terasi itu sendiri, selain menambah rasa gurih dalam bumbu masakan, dibuat sambal atau pelengkap bumbu kuah hidangan. Juga memberi aroma udang yang kuat dalam masakan daerah.
Dalam penggunaanya sebelum dipakai, sebaiknya terasi dipotong, lalu dikukus, sangrai atau dibakar diatas bara api hingga aromanya keluar dan matang. Campurkan langsung dalam bumbu atau tambahkan dalam bumbu tumisan.
Terasi dihasilkan dari fermentasi udang atau rebon yang diolah dengan bumbu - bumbu lain. Bentuknya padat dengan tekstur agak kasar dan berwarna cokelat keunguan. Ciri khas terasi adalah aromanya yang agak tajam dan rasanya gurih karena memakai udang dan rebon segar.
Biasanya dijual dalam bentuk bulat atau segi empat panjang, dibungkus daun pisang, plastik atau kertas. Kadang, ada juga jenis terasi yang berbentuk butiran kasar dan dikemas dalam botol plastik. Ada juga jenis terasi matang yang sudah dipanggang dalam oven.
Anda yang ingin membuat terasi sendiri, caranya sangatlah gampang. Bahan - bahan yang dibutuhkan, diantaranya :
1. Ikan atau Udang

Untuk terasi ikan biasanya menggunakan ikan kecil - kecil dan sejenisnya, yang harus dibuang kepalanya terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut. Adapun jika akan membuat terasi udang maka rebon dapat digunakan.
2.Garam

Dalam pembuatan terasi, garam ini mempunyai manfaat ganda yaitu :1. Sebagai pemantap cita rasa terasi.2. Sebagai bahan pengawet (pada konsentrasi 20 % ; 2 ons per kg bahan baku).
3.PewarnaBahan

pewarna ini diperlukan untuk memperbaiki penampilan produk terasi ; sebaiknya digunakan pewarna yang diizinkan penggunaannya oleh pemerintah (Standar Industri Indonesia/Sll).
4.Kantong Plastik

Dibuat rangkap dua, yang pertama bagian dalam untuk melindungi terasi sekaligus menahan bau agar tidak menyebar. Adapun yang kedua bagian luar digunakan untuk menyempurnakan bungkusan pertama sekaligus untuk menuliskan merek.


Alat Yang Dibutuhkan
1.TimbanganTimbangan duduk, timbangan kue, ataupun timbangan gantung bisa digunakan sesuai dengan jumlah bahan.
Bak PlastikWadah plastik berguna untuk tempat pencucian bahan baku terasi.
KaloKalo merupakan alat penyaring yang terbuat dari bambu, ini berguna untuk meniriskan bahan terasi setelah dicuci.
Alat PenghancurDalam jumlah yang kecil digunakan lumpang dan alu, dan jika dalam jumlah yang besar dapat menggunakan mesin penggiling, sebagai alat penghancur sekaligus sebagai alat pencampur dan pelumatan.
Tempat FermentasiKarena adonan terasi mengandung kadar garam yang tinggi, maka tempat adonan ini harus terbuat dari bahan anti karat, misalnya bak yang terbuat dari bahan plastik yang ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan.
Tempat PenjemuranPerangkat penjemur dapat dibuat dari anyaman bambu ukuran 0,6 x 1 m yang dialasi dengan plastik ataupun plat aluminium. Perangkat penjemur tersebut disangga dengan rak penyangga yang terbuat dari bambu utuh yang ditancapkan dalam tanah dengan ukuran 0,8 x 10 m, yang diatur dalam jarak 1 meter antara satu dengan lainnya.
Kain SaringKain ini diperlukan untuk membungkus bahan adonan terasi dalam proses fermentasi. Dengan pembungkusan ini diharapkan adonan tersebut tidak tercemar oleh debu dan kotoran lain. Namun sirkulasi udara tetap berjalan dengan lancar melalui pori - pori kain, sehingga proses fermentasi tidak terhambat.
Perlu Diingat :
Agar tahan lama dan tidak menebarkan bau tajam. Sebaiknya simpan terasi dalam wadah bertutup dalam keadaan mentah atau matang.
Kualitas terasi bisa dilihat dari harganya. Terasi yang berkualitas bagus harganya relatif lebih mahal.
Pada saat membeli, periksa kemasan terasi, pilih yang terbungkus daun pisang atau plastik dalam keadaan utuh kemasannya dan tidak ada bagian yang rusak.
Terasi yang enak dan baru beraroma segar khas udang atau rebon. Jika trasi mengeluarkan aroma busuk atau kurang sedap berarti kualitasnya sudah turun atau kurang bagus.

Sabtu, 09 April 2011

Diet dengan Wortel

Wortel merupakan sayuran yang terkenal bermanfaat untuk penglihatan. Tapi ternyata wortel juga memiliki kemampuan menahan lapar sehingga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan.

Wortel diketahui mengandung tinggi serat, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya. Dalam secangkir wortel mentah cincang mengandung 50 kalori, 1 gram protein, 12 gram karbohidrat, 3,5 gram serat dan tidak ada lemak atau kolesterol.

Kondisi ini membuat wortel menjadi makanan dengan kadar kalori rendah tapi tinggi serat dan banyak mengandung air sehingga baik untuk menurunkan berat badan, seperti dikutip dari Mayoclinic, Sabtu (9/4/2011).

Kandungan air dan serat yang tinggi juga membantu membuat seseorang merasa kenyang sehingga dapat menahan lapar lebih lama, dan membatasi orang untuk mengemil.

Selain itu wortel memiliki komponen yang bermanfaat dalam mengurangi risiko yang terkait dengan kelebihan berat badan serta obesitas.

Meskipun wortel bukan penyebab utama turunnya berat badan, tapi sayuran ini bisa memainkan peran dalam mendukung keberhasilan penurunan berat badan.

Hal ini karena dengan makan wortel secara konsisten maka seseorang akan mengonsumsi kalori yang lebih sedikit daripada yang dibakar.

Selain itu peneliti di St Andrews and University of Bristol menunjukkan bahwa wanita dan pria yang rajin makan sayuran dan buah-buahan yang berwarna kuat seperti wortel dan pulm, bisa memiliki kulit kuning bercahaya yang dianggap sangat menarik dan sehat.

Dan kandungan asam retinoat yang merupakan turunan dari vitamin A tidak hanya bermanfaat bagi mata tapi juga berkhasiat sebagai antikanker. Pada sel-sel kanker senyawa ini bisa menghambat pertumbuhan dan penyebarannya di jaringan payudara.

Namun masyarakat sebaiknya tetap mengonsumsi makanan sehat lainnya sehingga asupan nutrisi baik yang mikro atau pun makro tetap terpenuhi dengan baik dan tidak memicu masalah kesehatan lainnya.

tips olah raga efektif

Pola diet yang tepat sudah dijalankan, olahraga pun tak ketinggalan dari rutinitas harian. Tapi kenapa hasilnya masih kurang memuaskan? Bisa jadi karena latihan atau fitnes yang kurang efektif.

Tips yang dilansir ourvanity ini bisa membuat kegiatan olahraga Anda menunjukkan hasil yang lebih efektif. Apa saja?

1. Batasi Durasi Olahraga
Efektivitas olahraga tidak selalu tergantung pada lamanya durasi, melainkan jenis latihan. Latihan intensitas tinggi dengan durasi pendek hasilnya bisa lebih optimal dibandingkan latihan intensitas rendah dalam durasi lama. Dengan mengombinasikan latihan kardio dan angkat beban, Anda hanya perlu waktu 30-40 menit dalam sehari.

2. Latihan dengan Kecepatan Rendah
Jangan memaksa tubuh terlalu cepat bergerak saat latihan atau olahraga. Hal ini bisa menimbulkan cidera, dan otot-otot tubuh bekerja lebih keras saat mengalami kontraksi dalam waktu lama. Sesuaikan tingkat kecepatan dengan kemampuan dan jenis latihan Anda, agar otot bisa bekerja secara normal dan tidak tegang.

3. Ubah dan Kombinasikan Rutinitas Olahraga
Ubah gerakan latihan Anda setiap dua minggu agar otot bisa bergerak seluruhnya. Saat olahraga, kombinasikan beberapa jenis latihan. Misalnya kardio dengan angkat beban. Lompat tali dan angkat beban bisa membantu menurunkan berat tubuh lebih cepat, sementara push up dan squat melatih otot-otot tertentu. Tapi jika Anda ingin mengurangi berat sekaligus membentuk beberapa bagian tubuh, maka sebaiknya melakukan latihan full-body.

4. Mulai Latihan dengan Pemanasan dan Angkat Beban Ringan
Jangan pernah melakukan olahraga tanpa pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan atau peregangan akan membuat otot lebih siap untuk olahraga intensif. Jika Anda baru memulai latihan angkat beban, awali dengan beban yang ringan, baru tingkatkan beban secara bertahap dengan pengawasan pelatih profesional.
Jangan pernah mencoba mengangkat beban berat tanpa panduan yang tepat, karena bisa menyebabkan cidera otot, yang penyembuhannya akan memakan waktu lama.

5. Beri Jeda untuk Istirahat
Istirahat sangat penting untuk perbaikan otot. Karena itu, hindari mengikuti beberapa sesi olahraga terus menerus. Istirahatkan otot-otot Anda di antara sesi latihan.